Oleh: Priyo Wiharto
Meka Firanita (17), mendadak diam. Meka, demikian sapaan akrabnya
selalu terlihat riang bersama teman-temannya. Bila ada guru kesukaannya
lewat, Meka akan segera menyapanya. Sapaaanya selalu lebih dari sekali,
tak jarang terkadang juga berteriak. Bila sapaannya tidak dibalas, Meka
akan marah. Namun kali ini Meka tiba-tiba tidak bicara apapun, bahkan ketika guru kesukaannya lewat dan menyapa Meka beberapa kali, meka tetap diam bahkan acuh di tempat duduknya.